TROUBLESHOOTING KOMPUTER
PENGERTIAN TROUBLESHOOTING
Troubleshooting
adalah penyelesaian sebuah masalah pada komputer:
– Pencarian sumber masalah secara
sistematis sehingga masalah dapat diselesaikan
– Proses penghilangan penyebab masalah
JENIS TROUBLESHOOTING
Preventif (sebelum terjadi masalah)
• Back up file penting
• Gunakan stabilisator tegangan
listrik
• Gunakan perangkat lunak pendukung:
– Antivirus
– Firewall
– Dll
Reaktif (Setelah Terjadi Masalah)
• Teknik penelusuran maju
– Permasalahan diidentifikasi dengan pendeteksian sejak
awal komputer dirakit
–
Contoh: memeriksa hubungan kabel yang menghubungkan komponen komputer seperti power
supply, motherboard, dll.
• Teknik penelusuran mundur
– Deteksi kesalahan pada komputer
setelah komputer dinyalakan
– Contoh: CD ROM tidak dapat membaca
CD dengan baik
Jenis Deteksi Masalah
Analisis Pengukuran
Menggunakan alat ukur tegangan yang
diterima atau diberikan komponen. Contoh: multitester
Analisis
Suara
• Deteksi dengan mendengarkan bunyi speaker pada casing
komputer
• Kode suara (beep) dari BIOS memberikan informasi
error yang terjadi. Contoh:
– Beep pendek satu kali: sistem melakukan proses boot dengan
baik
– Beep pendek 2 kali: masalah pada konfigurasi atau setting
pada CMOS
• Beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali: masalah
pada motherboard atau RAM
• Beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali: masalah
pada monitor atau VGA Card
• Beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali: masalah
pada keyboard
• Beep panjang terus‐menerus: masalah di RAM
• Beep pendek terus‐menerus: masalah penerimaan tegangan (power)
Analisis Tampilan
• Permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error
yang ditampilkan di monitor
• Contoh:
–
Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan disk failure, maka dapat
dipastikan permasalahan terjadi pada hard disk
– Biasanya kabel data atau kabel daya yang belum terpasang
dengan baik.
ANTIVIRUS
• Digunakan untuk mencegah dan
mengatasi virus
• Antivirus sebaiknya mempunyai support
dari developer berupa virus definition update yang
berkesinambungan
• Jenis:
– Bebayar: Kaspersky, Eset, Norton,
dll
– Gratis: Smadav, AVG Free, dll
• Antivirus harus sering diupdate agar
selalubisa mengenali jenis virus baru. Sebaiknya minimal 1 minggu sekali
OPTIMASI HARD DISK
Partisi Hard disk
• Membagi ruang penyimpanan hard disk menjadi
beberapa bagian yang disebut partisi
• Contoh:
– Partition Magic
– Acronis (http://www.acronis.com)
Error‐checking pada Hard Disk
• Mencari kesalahan dan melakukan perbaikan
• Contoh: klik kanan pada drive C, klik Tools
Defrag Hard disk
“Merapikan”
hard disk agar bisa dibaca lebih cepat. Klik Start ketik
Disk Defragmenter
Recovery pada Hard Disk
Mendapatkan data kembali bila partisi,
file, atau direktori rusak/hilang. Penyebab data rusak/hilang:
– Virus
– Ketidaksengajaan menghapus
– Terkena aliran listrik yang tiba‐tiba turun
Software untuk Recovery adalah :
• R‐Studio (http://www.r‐studio.com/)
• GetDataBack for FAT/NTFS http://www.runtime.org/data‐recovery‐software.htm
MEMPERCEPAT KINERJA KOMPUTER
Disable
Extra Startup Programs
• Mematikan program ketika startup sehingga
loading lebih cepat
• Klik Start ketikkan msconfig
Optimasi Display Setting
Menjalankan Disk Cleanup
• Menghapus file sementara yang tidak digunakan lagi
• Klik Start, ketik Disk Cleanup
• Atau pilih Start
> All Programs >
Accessories > System Tools > Disk
Cleanup
Registry Repair
Registry:
data yang menyimpan konfigurasi dan options pada Windows. Jika tidak
lagi diperlukan harus dicek kembali atau dibersihkan menggunakan registry
tool. Contoh:
– CCleaner
– RegCure
– dll.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar